Para biarawan Ordo Pewarta atau Ordo Dominikan adalah Imam dan Bruder yang mengikrarkan kaul kemiskinan, kemurnian serta ketaatan. Imam dan Bruder ini hidup sederhana dalam semangat kharisma Santo Dominikus dengan berbagai pelayanan. Diantaranya pelayanan di kampus, pengkhotbah, pelayanan di paroki, mengajar di berbagai sekolah dan universitas, administrasi pendidikan, pendidikan keagamaan, karya tulis, karya seni, pekerja sosial, pelayanan psikologi, kesehatan dan konsultasi keluarga.

Setiap Iman atau Bruder mendapat panggilan sesuai minat dan bakatnya masing-masing. Seorang Bruder bukanlah yan tidak berpotensi sebagai Imama namun memang ia terpanggil sebagai Bruder. Sedangkan Imam membaktikan dirinya juga untuk memberikan sakramen-sakramen. Semua Bruder atau Imam melakukan pelayanan mengikuti jalan: doa, studi, pewartaan dan hidup bersama.

Di Indonesia, saat ini ada dua komunitas pria Ordo Pewarta atau Ordo Dominikan yakni di Kota Pontianak dan di Kota Surabay. Di Kota Pontianak, para pria Dominikan membantu dalam pendidikan calon Imam di STT Pastor Bonus dan juga dalam pendidikan Imam di Seminari Tinggi Antonino Ventigmilia. Selain itu, mereka terlibat di dalam karya dialog di CRID dan pelayanan pastoral Mahasiswa Katolik. Sementara para pria Ordo Dominikan di Surabaya turut ambil bagian dalam pengelolaan paroki untuk orang asing dan Paroki Redemtoris Mundi serta membantu pembangunan Fakultas Filsafat dan Teologi di Surabaya.

 

Tahbisan Imam OP, Pastor Mingdry Hanafi Tjipto OP, 13 Oktober 2017, di Paroki Redemptor Mundi, Surabaya

 

 

 

 

Download
Aplikasi Play Store
Doa Ofisi (Brevir)

 

Dominikan.Id © 2018