BERITA

  • Renungan Harian 18 September 2022
    Kata bendahara itu di dalam hatinya: “Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka.” Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: “Berapakah hutangmu kepada tuanku?” Jawab orang itu: “Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada orang itu: Inilah…
  • Renungan Harian 9 Agustus 2022
    Di sebuah seminar, seorang motivator mengeluarkan selembar uang 100 dollar dari sakunya. Uang itu tampak masih sangat baru. “Siapa yang mau uang ini?” serunya. Semua hadirin mengangkat tangannya tanda setuju. Motivator tersebut lalu meremas-remas uang 100 dollar itu. Uang yang tadinya tampak rapi sekarang sudah berubah menjadi bertekuk-tekuk tidak karuan. Motivator itu berseru lagi, “Siapa yang mau uang ini?” Serentak…
  • Renungan Harian 7 Agustus 2022
    Dahulu kala, hiduplah seorang raja yang termasyhur dengan kekayaan dan kekuasaannya. Di kerajaannya ada seroang pemahat patung yang sudah lama sekali mengabdi pada sang raja. Suatu hari, sang raja mempunyai proyek besar. Baginda ingin membuat patung dari seluruh keluarga dan abdi terbaiknya. Jumlahnya cukup banyak, ada 100 buah. Patung-patung keluarga raja akan di letakkan di tengah taman istana, sementara patung…
  • Renungan Harian 2 Agustus 2022
    [column width=”1/1″ last=”true” title=”” title_type=”single” animation=”none” implicit=”true”] Ketika murid² Yesus melihat-Nya berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun…
  • Renungan Harian 31 Juli 2022
    [column width=”1/1″ last=”true” title=”” title_type=”single” animation=”none” implicit=”true”] Suatu pagi, seorang pemulung berjalan melewati jalan yang sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran, ia membungkuk dan mengambilnya. “Uh…hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok.” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah toko kolektor barang antik. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya,…